Bagaimana Kondisi Mayat Setelah 100 Hari? Fakta Unik!

Distributor keranda jenazah adalah salah satu produsen berbagai peralatan pengurusan jenazah. Terdapat produk seperti keranda mayat stainles, tempat pemandian jenazah praktis, tenda outdoor pemandian jenazah, keranda mayat multifungsi dan berbagai produk lainnya. Namun kali ini kita akan sedikit membahas informasi unik seputar fakta seputar kondisi mayat setelah 100 hari.

Bukannya ingin menakut-nakuti, namun sebagai orang yang masih diberikan kesempatan hidup oleh Allah SWT, kematian merupakan pelajaran yang berharga untuk diambil hikmahnya. Salah satunya bagaimana menjalankan hidup sebaik-baiknya agar kita dapat kembali dalam keadaan sebaik-baiknya. Nah, mungkin saja informasi unik seputar kondisi mayat setelah 100 hari ini bisa menjadi hikmah tersendiri bagi kita.

Kondisi Tubuh Manusia Saat Setelah Meninggal

Ilustrasi Jenazah, sumber : indonesia.go.id
Ilustrasi Jenazah, sumber : indonesia.go.id

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi dan modern saat ini, banyak hal yang selama ini jarang diketahui dan menjadi perhatian. Salah satunya adalah kondisi mayat setelah 100 hari. Padahal, ternyata ini bisa menjadi informasi menarik untuk kita ketahui. Mengapa? Karena selama ini kita tidak jarang mendenger peristiwa penemuan mayat.

Mungkin saja kita sering mendengar ada penemuan mayat dan berita sejenis lainnya. Pihak berwajib seperti ahli forensik biasanya mengeluarkan prediksi kapan mayat tersebut mati. Seperti misalnya 3 hari bahkan seminggu yang lalu meskipun baru diketemukan. Sebenarnya, prediksi ini memang berdasarkan hasil penelitian tentang kondisi tubuh yang terjadi saat seseorang meninggal.

Nah, bagaimana kondisi tubuh saat seseorang meninggal mulai dari detik pertama hingga bahkan 100 hari kemudian? Bagi yang tidak sanggup, mungkin perlu menghinndar untuk tidak melihat hasil penelitian ini. Tetapi, jika Anda penasaran, simak fakta yang dikutip dari situs idntimes.com berikut ini.

1. Berhentinya Aktivitas Otak

Saat seseorang menghembuskan nafas terakhirnya, otaknya akan tersentak. Namun, untuk benar-benar berhenti, otak membutuhkan waktu hingga hitungan menit. Karena itu, mungkin kita pernah mendengar bahwa masih ada aliran listrik pada otak hingga 15 menit.

2. Penurunan Temperatur Tubuh

Masih dalam hitungan detik setelah menghembuskan nafas terakhir, tubuh akan sedikit demi sedikit menjadi dingin atau terjadi penurunan suhu tubuh. Jika dikalkulasikan, setiap satu jam, penurunan suhu pada tubuh adalah sebesar 10 derajat celcius.

Ilustrasi Otak, sumber : Nextren.com
Ilustrasi Otak, sumber : Nextren.com

3. Matinya Sel Tubuh

Sel adalah bagian tubuh terkecil yang dalam pertumbuhannya terjadi proses metabolisme pada tubuh. Seringkali proses metabolisme pada tubuh termasuk sel ini membutuhkan oksigen. Karena setelah mati seseorang tidak lagi bernafas, otomatis jumlah oksigen pada tubuh berangsur habis. Hal ini menyebabkan sel tubuh juga ikut berangsur menjadi mati.

4. Pembentukan Kalsium pada Otot

Jika Anda pernah menyimak mungkin penemuan mayat yang kondisinya keras atau tegang antar sendi tubuhnya, maka itu adalah kondisi pembentukan kalsium. Biasanya pada tubuh yang masih hidup, kalsium adalah zat untuk pembentukan tulang yang notabene keras. Pada mayat yang kaku, kalsium malah terbentuk pada otot dan bertahan selama 36 jam.

5. Otot Rileks

Setelah 36 jam pembentukan kalsium pada otot, tubuh akhirnya menjadi lemas atau tidak kaku. Inilah yang disebut otot yang rileks. Saat tubuh rileks ini, kemudian organ seperti pencernaan juga ikut lemah sehingga biasanya bagian dalam dari sistem pencernaan akan keluar dengan sendirinya. Ini salah satu tanda juga untuk memprediksi berapa lama mayat telah meninggal.

6. Kulit Menyusut dan Kering

Rileksnya otot diikut pula dengan kulit meskipun kulit adalah bagian luar tubuh. Namun pasti masih memiliki reaksi berdasarkan bagian dalam tubuh. Karena itu, saat otot tubuh telah lemas, berangsur pula kulit mayat menjadi menyusut dan kering.

7. Darah Turun ke Bawah

Anda mungkin seringkali mendengar kondisi mayat yang pucat. Ternyata, kondisi pucat tidak langsung terjadi pada detik-detik awal kematian. Kondisi pucat baru terjadi setelah lebih dari 36 jam. Hal ini terlihat karena darah tidak lagi mengalir sebagaimana dipompa oleh jantung. Darah hanya sekedar berada pada tubuh dan turun kebawah mengikuti gaya gravitasi.

Serangga Pada Tubuh Manusia, sumber : Liputan6
Serangga Pada Tubuh Manusia, sumber : Liputan6

8. Tubuh Kehijauan

Di dalam tubuh manusia sebenarnya ada bakteri yang membantu proses metabolisme tubuh. Namun saat setelah meninggal, pada tubuh seseorang bakteri ini malah tidak produktif dan merusak organ dalam tubuh sehingga dari luar tampak warna kehijauan pada mayat.

9. Mulai Berbau

Setelah kehijauan karena reaksi tubuh yang mulai rusak organ dalamnya, selanjutnya tubuh akan bau dan semakin bersifat seperti bangkai. Di tahap inilah bau busuk mayat akan tercium ke mana-mana. Hal ini karena tubuhmu yang membusuk melepaskan bahan kimia seperti putrescine atau cadaverine.

10. Menarik Serangga

Dengan bau busuk yang menyengat, biasanya menarik serangga. Jika dibiarkan tidak segera dikuburkan maka tubuh mayat akan didatangi dan dikerumuni oleh serangga. Belatung dapat mencerna/menghabiskan 60 persen dari tubuh manusia dalam waktu seminggu.

11. Tubuh Menjadi Ungu dan Menghitam

Perubahan warna menjadi ungu bahkan menghitam terjadi karena bakteri di dalam tubuh yang terus menerus mencerna tubuh terutama organ bagian dalam tubuh manusia.

12. Rambut Rontok

Selanjutnya adalah rambut pada seluruh tubuh semuanya akan menjadi rontok. Akar-akarnya sudah tidak lagi bernutrisi sehingga menjadi rontok semuanya.

Tulang Manusia, sumber : Papua
Tulang Manusia, sumber : Seputar Papua

13. 100 hari, menjadi tulang belulang

Kapan tubuh menjadi tulang belulang, bisa dikatakan setelah selama 100 hari. Karena semua bagian telah habis baik dari dalam yaitu bakteri yang mencerna organ tubuh maupun dari luar seperti hewan serangga dan belatung. Akhirnya yang tersisa hanyalah tulang belulang.

Itulah berbagai proses tahapan mulai dari detik menghembuskan nafas terakhir hingga 100 hari. Kondisi mayat setelah 100 hari akhirnya hanyalah tulang belulang. Nah, kira-kira adalah pelajaran yang bisa kita cermati dari proses kematian manusia ini?

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.