Amalan Sedekah Jariyah, Apa Saja Contohnya?

Contoh amalan sedekah jariyah, Sumber: blog.justika.com

Sedekah jariyah ini termasuk bagian dari amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun telah meninggal. Hal ini sesuai dengan salah satu hadits dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

Sebelum masuk ke contoh-contoh dari sedekah jariyah, kita akan membahas mengenai pengertian amal jariyah. Amal jariyah artinya amal yang tidak akan terputus, meskipun orang tersebut telah tiada atau meninggal dunia. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa sedekah jariyah masuk ke dalam amalan setelah meninggal yang pahalanya akan terus mengalir.

Hal ini tentu saja akan membantu Anda ketika kematian telah datang menjemput. Semua amal akan terputus tapi tidak dengan sedekah jariyah yang telah Anda lakukan selama hidup di dunia ini. Jadi jangan pernah berhenti untuk melakukan kebaikan untuk melakukan amalan sedekah jariyah ini. Karena bisa menjadi bekal Anda yang bermanfaat untuk menghadapi fase kehidupan setelah kematian.

Contoh amalan sedekah jariyah, Sumber: blog.justika.com
Contoh amalan sedekah jariyah, Sumber: blog.justika.com

Melakukan hal-hal yang bermanfaat dan baik selama hidup di dunia itu penting. Ketika sudah meninggal, Anda tidak akan bisa lagi mengulang atau memperbaiki perbuatan yang Anda lakukan selama di dunia. Jadi pada saat masih diberikan kesempatan untuk hidup oleh Allah SWT, sudah sepantasnya dipergunakan untuk beribadah kepada-Nya dan melakukan perbuatan bermanfaat bagi orang lain.

Contoh Amalan Sedekah Jariyah

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua sedekah itu merupakan sedekah jariyah. Jadi hanya amalan yang selalu dan terus bermanfaat bagi orang lainlah yang dikatakan sebagai amal jariyah. Inilah beberapa contoh amal jariyah yang bisa Anda lakukan selama hidup di dunia.

1. Menggali Sumur

Terlihat sepele ya? Tapi nyatanya memang amalan yang satu ini merupakan salah satu amal jariyah yang bisa Anda lakukan. Sumur merupakan salah satu hal yang bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup, karena fungsinya yang digunakan sebagai sumber mata air. Semua makhluk hidup dapat terbantu dengan adanya sumber mata air.

Perihal ini juga telah dituangkan dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa membangun sebuah sumur lalu diminum oleh jin atau burung yang kehausan, maka Allah akan mem­berinya pahala kelak di hari kiamat.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Majah).

Ilustrasi menggali sumur, Sumber: rumah.com
Ilustrasi menggali sumur, Sumber: rumah.com

2. Membangun Masjid

Masjid merupakan tempat ibadah kaum muslim yang selalu digunakan, oleh sebab itu membangun masjid termasuk ke dalam amalan sedekah jariyah. Masjid akan terus dan selalu digunakan untuk beribadah kaum muslim. Jadi Anda tidak perlu ragu untuk menyalurkan harta Anda untuk pembangunan masjid.

Baca juga: Ketakutan akan Kematian? Begini Penjelasannya!

Boleh mendirikan satu bangunan utuh masjid ataupun memberikan donasi untuk pembangunan masjid. Berapapun harta yang Anda sumbangkan untuk pembangunan masjid akan dihitung. Jadi jangan ragu untuk ikut berdonasi membangun masjid ya. Perkara membangun masjid ini juga ada di sebuah hadits yang artinya:

“Barangsiapa yang membangunkan sebuah masjid kerana Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di syurga.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Membangun masjid, Sumber: widiutami.com
Membangun masjid, Sumber: widiutami.com

3. Menanam Pohon

Amalan jariyah lainnya yang sangat sederhana ialah menanam pohon atau berbagai tumbuhan lainnya. Amal jariyah tidak hanya berkaitan dengan harta saja, namun juga dengan hal lainnya. Misalnya saja seperti menanam pohon ini. Dengan menanam pohon Anda membantu kehidupan makhluk hidup kedepannya.

Adanya pohon dan tumbuhan lainnya sangat berguna untuk menstabilkan alam. Hal ini sangatlah berguna bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya dimasa depan. Jadi menanam pohon ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan berlangsung terus-menerus.

Menanam pohon yang bermanfaat, Sumber: rumahummat.or.id
Menanam pohon yang bermanfaat, Sumber: rumahummat.or.id

4. Memberikan Al-Qur’an Kepada Orang Lain

Memberikan Al-Qur’an kepada orang lain juga menjadi amalan sedekah jariyah. Apabila orang yang Anda berikan Al-Qur’an terus membaca dan menggunakannya, pahala tersebut akan terus mengalir meskipun Anda telah meninggal dunia. Belum lagi jika Al-Qur’an itu diturunkan kepada anak-anaknya dan selanjutnya, jadi akan semakin bermanfaat dan pahala akan terus mengalir.

Memberikan Al-Qur'an kepada orang lain, Sumber: dompetalquran.or.id
Memberikan Al-Qur’an kepada orang lain, Sumber: dompetalquran.or.id

5. Menyebarkan Ilmu yang Bermanfaat

Amalan jariyah yang selanjutnya ialah menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi orang lain. Jadi jika Anda memiliki ilmu pengetahuan yang baik, maka bisa disalurkan lagi ke orang-orang yang belum memahami ilmu tersebut. Jangan pelit untuk memberikan ilmu yang Anda miliki kepada orang lain.

Baca juga: Akibat Berbuat Maksiat (Diantaranya Memperpendek Umur)

Ketika ilmu yang Anda ajarkan ke orang lain berguna dan bermanfaat bagi dirinya, itu akan menjadikan ilmu tersebut amal jariyah Anda. Belum lagi orang yang Anda berikan ilmu mengajarkannya lagi ke orang lain. Maka pahalanya tidak akan terputus dan terus mengalir meskipun Anda telah meninggal dunia.

Menyebarkan ilmu, Sumber: tirto.id
Menyebarkan ilmu, Sumber: tirto.id

6. Sedekah Harta

Perlu Anda ingat bahwa harta yang Anda miliki saat ini adalah pemberian dari Allah SWT yang dititipkan kepada Anda. Sebagian harta yang Anda miliki bisa disalurkan kembali untuk kepentingan masyarakat yang bermanfaat. Sedekah harta ini bisa menjadi salah satu amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus.

Allah SWT berfirman di dalam salah satu ayat Al-Qur’an yang artinya: “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali- Imron ayat 92).

Ilustrasi sedekah harta, Sumber: liputan6.com
Ilustrasi sedekah harta, Sumber: liputan6.com

Itulah tadi informasi mengenai apa saja contoh amalan sedekah jariyah yang bisa Anda lakukan selama masih hidup. Ada tambahan informasi untuk Anda yang memerlukan alat-alat kepengurusan jenazah seperti keranda mayat stainless misalnya, maka bisa memesannya di Rajane Keranda. Anda bisa menghubungi kami untuk mendapatkan informasi terkait harga keranda mayat dan yang lainnya.

Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel menarik lainnya dari kami seputar kepengurusan jenazah dan yang lainnya. Untuk mendapatkan informasi tersebut, Anda bisa mengakses langsung di laman website Rajane Keranda. Nantikan informasi menarik selanjutnya dari kami ya, terima kasih dan sampai jumpa!

Amalan Setelah Meninggal (Pahala Tetap Mengalir)

Doa anak sholeh, Sumber: popbela.com

Kematian merupakan sesuatu hal yang pasti dan akan terjadi kepada semua makhluk yang hidup. Namun tidak ada satupun yang tau kapan kematian akan datang menjemput. Setelah mati semua amalan yang diperbuat akan terputus. Namun ada beberapa amalan setelah meninggal yang pahalanya akan terus mengalir dan tidak terputus.

Jadi ketika seseorang meninggal dunia, maka ia tidak akan membawa apa-apa termasuk harta benda dan yang lainnya. Semua amal perbuatannya juga akan terputus pada saat meninggal, kecuali 3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia. Hal ini juga sudah ada di dalam salah satu hadits dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

Salah satu amalan setelah meninggal ialah sedekah jariyah, Sumber: news.detik.com
Salah satu amalan setelah meninggal ialah sedekah jariyah, Sumber: news.detik.com

Karena tidak ada seorangpun yang tau tentang kapan kematian akan tiba, jadi sudah seharusnya kita mempersiapkannya mulai saat ini. Kita perlu mempersiapkan kematian sebaik mungkin dengan melakukan amalan-amalan baik selama masih hidup. Perbaikilah ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah bisa Anda lakukan sebelum kematian tiba.

Jangan sampai Anda termasuk orang-orang merugi yang belum sempat bertobat hingga ajal menjemput. Apalagi meninggal dalam keadaan berbuat maksiat, Naudzubillah Min Dzalik jangan sampai terjadi pada diri kita ya. Mati itu nyata dan akan dirasakan oleh setiap makhluk hidup, seperti yang telah tercantum dalam Al-qur’an, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran : 185).

Manfaat Mengingat Kematian

Meskipun kita telah tau bahwa kematian itu pasti, namun masih banyak orang-orang yang takut akan mati. Rasa takut memanglah hal yang wajar dialami setiap orang. Namun terkadang masih banyak orang yang sudah merasa takut mati, namun masih berbuat maksiat. Bukannya berusaha untuk memperbaiki diri dengan mempersiapkan bekal sebelum kematian itu datang.

Jika diambil dari segi positifnya, rasa takut akan mati itu juga bermanfaat. Mengapa demikian? Ketika Anda merasa takut mati, maka secara otomatis Anda ingat akan kematian. Ingat mati itu penting untuk mempersiapkan bekal dan memperbaiki diri sebelum meninggal. Karena seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa mati tidak akan membawa apapun, jadi persiapkan bekal untuk menghadapinya.

Menjadi Lebih Bersyukur

Dengan mengingat kematian, akan membuat Anda lebih mensyukuri nikmat hidup yang telah diberikan oleh Allah selama ini. Karena Anda tau bahwa setelah kematian datang, Anda tidak lagi merasakan kenikmatan yang ada di dunia saat ini. Apapun yang sedang Anda lalui hari ini baik itu kesenangan, kesedihan, atau yang lainnya Anda bisa mensyukurinya.

Jika Anda masih bisa merasakan kenangan ataupun kesedihan itu tandanya Anda masih hidup. Setiap makhluk hidup tentu saja memiliki cobaan tersendiri. Namun dengan mengingat kematian, apapun keadaannya ia akan tetap bersyukur karena masih bisa bernafas hingga saat ini. Di salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Al Baihaqi).

Ilmu yang bermanfaat, Sumber: arahkata.pikiran-rakyat.com
Ilmu yang bermanfaat, Sumber: arahkata.pikiran-rakyat.com

Tambah Khusyu’ dalam Sholat

Mengingat kematian juga dapat menambah kekhusyu’an saat melaksanakan sholat. Hal ini juga sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Ingatlah kematian dalam salatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam salatnya, maka ia akan memperbagus salatnya. Salatlah seperti salat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan salat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR. Ad Dailami).

Menambah Keimanan

Selama Anda mengingat kematian, maka secara otomatis juga akan menambah keimanan Anda. Anda akan lebih rajin untuk beribadah, berbuat kebaikan, menghindari segala larangan Allah, dan melakukan hal-hal yang diperintahkan Allah SWT.

Baca juga: Mendalami Fiqih Pengurusan Jenazah Yang Ideal!

Amalan yang Masih Mengalir Setelah Meninggal

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa setelah mati semua amal perbuatan akan terputus. Namun ada 3 amalan setelah meninggal yang tidak terputus pahalanya. Pahala yang terus mengalir setelah meninggal tersebut akan membantu Anda kelak setelah menjumpai kematian dan menjadinya bekal. Berikut 3 amalan yang tidak terputus pahalanya meski orang tersebut telah meninggal.

1. Sedekah Jariyah

Amalan setelah meninggal yang pahalanya akan terus mengalir yang pertama ialah sedekah jariyah. Misalnya dengan mensedekahkan AL-qur’an kepada seseorang. Selama Al-qur’an tersebut digunakan untuk hal-hal yang baik, maka pahala akan terus mengalir kepada si pemberi Al-qur’an tersebut. Meskipun orangnya sudah meninggal, pahalanya tetap akan terus mengalir.

Baca juga: Arti Mati Syahid Menurut Pendapat Beberapa Ulama’

2. Ilmu yang Bermanfaat

Pahala yang mengalir setelah mati selanjutnya ialah ilmu yang bermanfaat. Ketika masih hidup Anda sering menyebarkan ilmu yang baik dan bermanfaat kepada orang, lalu ilmu tersebut terus-menerus dipraktikkan dan disebarkan lagi, maka bisa menjadi amalan baik setelah meninggal. Ilmu tersebut akan mengalirkan pahala terus-menerus meskipun Anda telah meninggal.

3. Doa Anak Sholeh

Anak yang sholeh selalu mendoakan orang tuanya ketika masih hidup ataupun telah tiada. Doa anak sholeh merupakan salah satu amalan yang pahalanya akan membantu Anda kelak ketika sudah di alam kubur. Maka didiklah anak-anak Anda supaya menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua. Sehingga kelak ia bisa membantu Anda saat telah meninggal dunia.

Doa anak sholeh, Sumber: popbela.com
Doa anak sholeh, Sumber: popbela.com

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai apa saja amalan setelah meninggal. Sedikit informasi untuk Anda yang butuh alat-alat kepengurusan jenazah seperti keranda mayat stainless atau yang lainnya, maka dapat menghubungi Rajane Keranda. Untuk mendapatkan Informasi lebih lanjut mengenai harga keranda mayat, Anda bisa menghubungi kontak yang telah tersedia.

Terima kasih telah berkenan menyimak informasi di atas, nantikan artikel kami selanjutnya yang memuat informasi seputar kematian dan alat kepengurusan jenazah lainnya. Anda bisa membaca berbagai artikel yang telah kami bagikan seperti ziarah kubur dalam pandangan Islam dan informasi yang lainnya hanya di laman website Rajane Keranda.