Ketahui Tanda Kematian Sebelum Kematian Itu Tiba

Kematian bisa mendatangi kita kapan saja dan di mana saja. Tidak mudah heran jika ketika akhir dari hidupnya kebanyakan kondisi orang tidak di sangka-sangka bahkan oleh orang yang mendampingi. Terkadang muncul firasat dari teman, keluarga atau orang-orang terdekat tentang kematian seseorang. Ada beberapa tanda kematian yang dapat diketahui untuk membantu kita dalam mempersiapkan diri atau mewaspadai itu terjadi pada keluarga kita.

Kematian merupakan suatu hal yang pasti terjadi dan akan dihadapi semua makhluk hidup di dunia. Bila telah digariskan waktunya, siapapun, kapanpun da dimanapun tidak akan bisa melarikan diri dari datangnya kematian. Kebenaran tanda-tanda kematian yang beredar memang harus kita cermati dan dipahami lebih dalam sesuai dengan ajaran agama kita.

Ada beberap ayat dalam Al-Quran maupun dalam hadits Nabi SAW, dalam jangka waktu seratus hari sebelum datangnya kematian kita bisa mengetahui bahwa dalam jangka waktu itu kita atau orang tertentu akan segera menghadap kematiannya.

Tanda Kematian Telah Dekat

Kapan Kita mati? Ini menjadi pertanyaan besar bagi setiap orang dan belum terpecahkan atau menemui sebuah titik terang sebagai jawaban atasnya. Mengetahui tanda kematian memang begitu penting jika kita bisa mengerahuinya agar bisa sedini mungkin untuk menyiapkan diri dan bekal agar yang cukup untuk meyambut kedatangannya.

Mengetahui tanda kematian memang begitu penting jika kita bisa mengerahuinya agar bisa sedini mungkin untuk menyiapkan diri dan bekal agar yang cukup untuk meyambut kedatangannya.
Ilustrasi kematian, sumber: sehatq.com

Sering Tidur

Beberapa bulan sebelum akhir dari kehidupan, seseorang yang sekarat mungkin mulai tidur lebih sering dari biasanya. Di saat menjelang waktu kematian, metabolisme tubuh akan menurun. Sehingga tanpa pasokan energi alami yang stabil, kelelahan akan sering terjadi.

Untuk itu Anda bisa melakukan hal ini! biarkan tidur dan bantulah mereka menemukan tempat yang nyaman untuk beristirahat. Dorong mereka untuk bangun dari tempat tidur agar tidak menimbulkan luka. Hal ini bisa dilakukan sebagai upaya yang bisa Anda atau Kita lakukan ketika sudah mengetahui makna tanda kematian yang pertama.

Kurang Nafsu Makan

Kebutuhan pasokan energi akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hak ini disebabkan karena tubuh tidak membutuhkan terlalu banyak energi untuk menjalankan aktifitas sehari-hari. Makanan dan minuman terasa kurang dibutuhkan. Apabila seseorang yang sudah dekat dengan kematian mungkin tidak merasa tertarik dengan beberapa makanan favorit mereka. Beberapa saat sebelum kematian, seseorang yang Anda cintai mungkin berhenti makandan minum sama sekali.

Biarkanlah mereka di waktu terakhir kehidupannya makan saat sudah lapar. Hidrasi itu penting, jadi tawarkan kepada mereka untuk minum. Rendam waslap dengan air dingin dan gunakan untuk menepuk bibir mereka. Saat mereka berhenti minum sama sekali, jaga agar kulit halus di sekitar bibir mereka tetap lembap dengan lip balm ya gengs.

Kebutuhan pasokan energi akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hak ini disebabkan karena tubuh tidak membutuhkan terlalu banyak energi untuk menjalankan aktifitas sehari-hari.
Ilustrasi kurang nafsu makan, sumber: cnnindonesia.com

Kerap Berujlah (Menyendiri)

Sering kali seseorang yang sekarat perlahan-lahan menarik diri dari aktifitas dan orang yang mereka cintai. Hal ini merupakan fakta alami dari perubahan energi, serta keinginan untuk melindungi hati dan jam terakhir mereka. Mengasingkan diri bukan berarti seseorang tidak menikmati kebersamaannya bersama dengan orang yang mereka cintai.

Baca juga: Sejarah keranda mayat! Kamu harus tahu!

Izinkan teman dan keluarganya berkunjung saat dirinya merasa nyaman. Beberapa orang tidak ingin membiarkan orang lain melihat dirinya sekarat atau dalam kondisi yang mengenaskan. Jadi, mereka akan mengasingkan diri di hari-hari terakhir mereka

Tanda-Tanda Vital

Tekanan darah akan menutun saat tanda kematian itu sangat dekat. Perubahan pernapasan menjadi lebih jelas, dan detak jantung menjadi tidak teratur dan sulit dideteksi. Di saat tekanan daran turun, ginjal akan berhenti bekerja. Urin akan berubah menjadi warna cokelat atau karat.

Rasa Sakit

Intensitas rasa sakit kemungkinan akan meningkat di saat seseorang semakin dekat degan kematian. Tidak jarang seseorang menunjukan tanda kematian melalui rasa sakit. Tanda ini termasuak meringis, mengerang atau cemberut. Kebanyakan nyeri dapat diobati.

Intensitas rasa sakit kemungkinan akan meningkat di saat seseorang semakin dekat degan kematian. Tidak jarang seseorang menunjukan tanda kematian melalui rasa sakit.
Ilustrasi rasa sakit, sumber: trirbunnews.com

Tetapi ini mungkin mengharuskan mereka untuk berada di rumah sakit atau fasilitas perawatan. Orang yang sekarat mungkin berhenti bisa menelan asupan makanan, jadi jalur intravena mungkin diperlukan untuk memberikan obat nyeri. Obat ini harus diberikan di rumah sakit

Sulit Bernapas

Kondisi ini adalah tanda yang perlu di khawatirkan bagi banyak orang saat duduk dengan seseorang yang sedang sekarat. Fluktuasi pernapasan ini termsauk dalam perubahan pernapasan seperti napas tiba-tiba atau rentang waktu yang lama di antara tarikan napas.

Meskipun sesak napas mungkin tampak menyakitkan atau menjadi masalah, mereka yang sedang sekarat mungkin tidak menyadari apa yang terjadi. Beberapa obat pereda nyeri dapat membuat pernapasan lebih mudah, jadi bicarakan dengan dokter tentang cara yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk atau gangguan pada pernapasan.

Suhu Tubuh Menurun

Sirkulasi darah menarik ke dalam menuju organ vital saat hari-hari terakhir. Situasi tersebut berarti sirkulasi darah di tempat-tempat seperti tangan, kaki, dan tungkai sangat berkurang. Hal ini dapat menyebabkan kulit dan anggota tubuh terasa dingin saat disentuh. Kulit juga mungkin tampak pucat.

Pada akhirnya, sirkulasi yang berkurang dapat menyebabkan kulit kelihatan bintik biru atau ungu. Meskipun kulit atau anggota tubuh terasa dingin jika disentuh seseorang yang mendekati kematian mungkin tidak kedinginan. Jika merasa kedinginan, biarkan selimut yang dapat membantu menghangatkannya.

Meskipun kulit atau anggota tubuh terasa dingin jika disentuh seseorang yang mendekati kematian mungkin tidak kedinginan. Jika merasa kedinginan, biarkan selimut yang dapat membantu menghangatkannya.
Ilustrasi suhu tubuh, sumber: klikdokter.com

Mengalami Kebingungan

Walaupun semua organ atau bagian tubuh mulai mengalami penurunan fungsi, namun tidak demikian dengan otak. Otak tetap sangat aktif selama fase menuju kematian. Namun, tidak jarang orang yang sedang sekarat mengalami saat-saat kebingungan atau tidak koheren. Beberapa orang mungkin menjadi gelisah dan agresif jika mereka tidak tahu di mana mereka berada atau apa yang sedang terjadi dengan dirinya.

Tetaplah tenang dan bicaralah dengan pelan, yakinkan mereka bahwa Anda ada di sana untuk mengurusnya. Pastikan memberi tahu siapa diri Anda saat mulai berbicara dan perkenalkan setiap orang baru yang duduk bersama mereka. Otak mereka masih bekerja, meskipun sepertinya mereka sedang tidur.

Demikian artikel berkaitan dengan tanda kematian pada segmentasi kali ini, semoga tulisan singkat ini bisa digunakan sebagai bahan untuk introspeksi diri dan mebawa perubahan pada diri kita untuk bersegera menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT agar dalam setiap kondisi kita senantiasa sudah sip untuk menghadapi dan menyambut kedatangannya.